Tech

Pemilihan walikota Delhi sekali lagi ditunda karena keributan di parlemen

BaBeMOI

Untuk kedua kalinya bulan , Walikota Delhi ditunda menyusul keributan di Gedung MCD antara dan BJP.

Menteri Persatuan Meenakshi Lekhi mengatakan kepada kantor berita, “Kami duduk di parlemen dari jam 11 pagi untuk memilih dan akhirnya tiba saatnya, keributan dimulai di parlemen. Ini salah, prinsip demokrasi harus diikuti.” ANI.

Setelah pengambilan sumpah sesepuh dan anggota dewan terpilih, DPR ditunda selama 15 menit, di mana beberapa anggota dewan BJP mulai masuk ke DPR, meneriakkan “Modi, Modi” dan meneriakkan slogan-slogan menentang pimpinan AAP Arvind Kejriwal. PTI.

Laporan itu juga menambahkan bahwa mereka pergi ke bangku tempat anggota dewan AAP duduk dan meneriakkan slogan-slogan, mendorong ketua untuk menunda DPR sampai tanggal lain.

Majelis MCD yang beranggotakan 250 orang mengambil sumpah di depan perwakilan terpilih pada hari Selasa, dengan anggota yang dinominasikan oleh gubernur letnan di teriakan “malu, malu” dari anggota dewan AAP.

Menurut laporan, para anggota yang dinominasikan meneriakkan slogan ‘Jai ' dan ‘Bharat Mata KG' setelah upacara.

Sebelumnya, pemilu tiba-tiba ditunda pada 6 Januari setelah terjadi perdebatan sengit antara anggota dewan (AAP) dan Partai Bharatiya Janata (BJP). Konflik terjadi pada keputusan pejabat ketua untuk mengelola sumpah jabatan kepada 10 presiden pertama.

Pada tanggal 4 Desember, jajak pendapat diadakan dan penghitungan suara dilakukan pada tanggal 7 Desember. Partai Aam Aadmi (AAP) muncul sebagai pemenang yang jelas dalam jajak pendapat dengan 134 distrik, mengakhiri pemerintahan BJP selama 15 tahun di negara tersebut. Badan sipil BJP telah memenangkan 104 lingkungan untuk menempati posisi kedua sementara Kongres hanya memenangkan sembilan kursi.

Partai Aam Aadmi mencalonkan dua calon yakni Shelly Oberoi bersama untuk menduduki jabatan Walikota. Sedangkan Rekha Gupta adalah kandidat BJP untuk pemilihan walikota. Calon Wakil Walikota adalah Muhammad Iqbal dan dari AAP dan dari BJP.

Pada tahun 2022, Center memutuskan untuk menggabungkan Perusahaan Kota Delhi Utara (104 lingkungan), Perusahaan Kota Delhi Selatan (104 lingkungan) dan Perusahaan Kota Delhi Timur (64 lingkungan) menjadi satu kesatuan. Di bawah amandemen baru, Delhi akan memiliki walikota pertama untuk kota tersebut dalam 10 tahun.

(dengan entri perwakilan)

Baca Juga: Hari Republik 2023: Tentara India hanya menampilkan senjata buatan India di parade tahun ini

#Pemilihan #walikota #Delhi #sekali #lagi #ditunda #karena #keributan #parlemen

Read Also

Tinggalkan komentar